Photo

Photo

Tuesday, 24 March 2026

Suara Guru Honorer Madrasah Swasta







Suara Guru Honorer Madrasah Swasta 


Kami bekerja saat fajar belum bernyanyi, Menjaga negeri dengan gaji yang sering tak pasti. Tahun berganti, janji pun berulang kali, tak pernah ditempati 


Namun pengabdian kami seolah tak berarti.


Kami yang benar honorer, setia mengabdi, Mengisi kekosongan saat negara kekurangan kaki. Tapi ketika harapan bernama PPPK dibagi, Nama kami hilang, keadilan pun pergi.


Yang tak pernah honorer kini berdiri di barisan, Mengenakan seragam hasil kebijakan. Sementara kami yang berkeringat bertahun-tahun, Hanya diberi kata: bersabar dan menunggu waktu.


Wahai pemerintah pusat dan daerah, dengarlah suara ini, Kami bukan angka, kami manusia yang punya keluarga dan harga diri.


Jangan biarkan aturan tumpul ke bawah, tajam ke atas, Karena keadilan yang mati akan melahirkan kecewa yang luas.


Kami tak meminta istimewa, Hanya ingin dinilai dengan jujur dan terbuka. Jika pengabdian tak lagi dihargai, Lalu apa arti setia pada negeri? Suara Guru Honorer Madrasah Swasta


Menjadi guru adalah panggilan jiwa, menjadi honorer adalah bentuk kesabaran luar biasa. 

Aku bahagia? Sangat. 

Menyesal? Sama sekali tidak.

Ini adalah ladang pahala yang aku syukuri setiap hari.


Tapi kalau ditanya apakah anakku boleh kuliah keguruan juga? Jawabanku: Jangan.


Cukup orang tuanya yang membangun jembatan, biarlah anaknya yang menyeberang menuju jalan yang lebih lapang.

 Dedikasi ini biar berhenti di aku saja.



No comments:

Post a Comment

5 Usaha Ini Bisa Dikerjain Sepulang Kerja

Guys, gak perlu resign dulu...!  5 usaha ini bisa dikerjakan sepulang kerja. Semoga Ini jalan rezekimu Pulang kerja badan sudah capek. Gaji....