JANGAN CARI ISTRI HEMAT, BIKIN MELARAT
Saya termasuk suami yang selalu menekan istri agar gemar mengeluarkan uang; gemar belanja, dermawan, dan jangan ragu membelanjakan uang saya (suami).
Bolak-balik saya menasihati istri, "Bunda, perempuan kok pandainya simpan duit, hitung-hitungan, khawatir duit, irit-iritan?
Perempuan seperti itu bikin rezeki suami stagnan dan mandek. Jadi, yang gemar belanja, dermawan, jangan ragu membelanjakan uang saya."
Ada rahasia, apa?
Oke, saya bongkar, ya?
Begini, alam semesta—dalam Al-Qur'an—disebut bersistem zaujain (pasang-pasangan).
Maka, dalam filosofi Cina dikenal Yin-Yang, dalam Hindu dikenal Lingga-Yoni.
Dalam sistem zaujain tersebut, satu pasangan dikuatkan, yang lain dilemahkan.
Matahari berpasangan dengan bulan.
Matahari lebih kuat cahayanya daripada bulan.
Matahari bercahaya panas dan terang, bulan bercahaya remang dan dingin.
Anggota tubuh bagian kanan lebih kuat daripada yang kiri.
Tangan dan kaki kanan lebih besar dan lebih kuat daripada tangan dan kaki kiri.
Pinggul kanan lebih kuat dan besar daripada pinggul kiri.
Mata kanan lebih akurat membidik daripada mata kiri.
Dada bagian kanan lebih besar daripada dada kiri—makanya payudara perempuan yang kanan lebih besar daripada yang kiri.
Dalam teori Bumi Datar, langit memiliki sistem pelindung yang sangat kokoh, keras, dan kuat yang disebut Kubah Langit.
Kubah Langit ini jika tertabrak pesawat ulang-alik, bom nuklir, dan segala benda, maka benda-benda tersebut akan meledak karena menabraknya.
Artinya, langit diciptakan keras dan kokoh, berbalikan dengan bumi yang gembur.
Laki-laki lebih kuat otot, mental, dan pikirannya daripada wanita.
Sebab itu, lelaki bertugas mencari dan memberi nafkah.
Tugas lelaki adalah "work".
Kalau tangan kanan Anda mendulangkan makanan ke mulut, maka tangan kiri yang bertugas membersihkan kotoran makanan yang keluar dengan cebok.
Kalau lelaki "work" untuk menghasilkan rezeki, maka perempuan yang bertugas "shop" untuk membersihkan.
Lelaki "work", perempuan "shop".
Wanita boleh saja bekerja, berkarier, dan berbisnis, dan lain-lain, tetapi sebatas seperti tangan kiri yang membantu tangan kanan bekerja.
Sebab itu, wanita yang hoki rezekinya tinggi itu bukan wanita karier yang giat bekerja, bukan wanita yang berotak brilian, bukan wanita yang pandai menyimpan uang, pandai irit, pandai pelit, pandai hitung-hitungan duit, tetapi ia yang pandai membersihkan rezeki suami; ia pintar cebok sebagai tangan kiri.
Makanya saya selalu sarankan kepada istri, "Yang pintar-pintar habiskan uang Ayah ya, Bunda..."
Artinya saya sedang memaksimalkan potensi, fungsi dan power energi istri sebagai "tangan kiri" yang bertugas cebok (shopping).
Eh, saya pernah baca berita di suara,com: "Istri Doyan Belanja, Suami ini Curhat Rezekinya Malah Banyak".
Laki-laki kok sakit hati punya istri suka belanja,
Laki-laki kok memprioritaskan istrinya berpenghasilan tinggi,
Laki-laki kok menyarankan istri agar hemat;
Hmm...
Dia lelaki yang ditakdirkan melarat finansial.
Dan kalau ada wanita kok pandainya menyimpan uang, pandainya irit, pandainya pelit, pandainya hitung-hitung duit, pandainya berhemat, itu pasangan bagi lelaki yang paling sial.


No comments:
Post a Comment