Photo

Photo

Saturday, 3 January 2026

Kuliah Itu Bukan Rencana Masa Depan, Tapi Jebakan Paling Rapi




Baca Sampai Abis Biar Kau Paham


Dan Banyak Dari Kalian Tidak Siap Menerima Kebenarannya


Kalau kau merasa kuliah itu tiket aman menuju masa depan, artikel ini bakal bikin kau gak nyaman. Karena kenyataannya, banyak orang kuliah bukan buat maju… tapi buat kabur dari hidup.


Ada satu kebohongan yang dipercaya jutaan mahasiswa: semakin lama kuliah, semakin dekat dengan masa depan. Padahal tanpa sadar, mereka sedang menjauh dari realita.


Status mahasiswa sering terasa membanggakan. Tapi di balik itu, ada satu fakta pahit: banyak dari mereka sebenarnya tidak sedang membangun apa-apa.


Kau masuk kuliah dengan harapan klasik: lulus, dapet gelar, gelarnya dipake buat kerja, hidup aman, orang tua bangga. 

Kau pikir itu rencana. 

Padahal itu jebakan yang dibungkus rapi.


Sekarang aku kasih tamparannya.


Kau Tidak Sedang Mengejar Masa Depan, Kau Lagi Lari dari Kenyataan


Banyak mahasiswa bangga dengan status "kuliah." 

Padahal mereka cuma menunda hidup. Menunda tekanan. Menunda realita.


Di luar sana, dunia sudah gak peduli gelar. Yang peduli cuma apa yang skill nya bisa kau tawarkan dan kebanyakan dari kalian gak punya apa-apa.


Bayangin: 4 Tahun... Tapi Keluar Tanpa Isi Empat tahun. Ratusan minggu. Ribuan jam. Tapi yang didapat apa?,


* hafalan yang lupa

* teori yang gak relevan

* tugas copy-paste 

* organisasi cuma buat foto seragam


Terus berharap dunia bayar kau ? Dengan value apa?


Data S1 Nganggur Bukan Karena Nasib, Tapi Karena Kosong


Ini bagian paling ngena: bukan gelarnya yang salah, tapi orangnya gak punya kontribusi apa-apa.


Kau pikir HR bakal beli mimpi? Yang mereka beli itu kemampuan. 


Kalau yang kau bawa cuma ijazah tanpa isi, ya sudah kau cuma angka statistik pengangguran berikutnya. Sistem Memang Dibikin Bikin Kau Patuh, Bukan Pintar


Ini yang paling sedih, kuliah membuat kau nyaman di zona "mengikuti perintah." Tugas dikasih. Deadline dikasih. Format dikasih. Nilai dikasih.


Kau tumbuh jadi mesin yang nurut, bukan otak yang kritis. Begitu lepas ke dunia nyata, kau kaget kenapa semuanya brutal. Karena kau dibentuk jadi pekerja, bukan pencipta.


Kau Ngerasa Aman, Padahal Cuma Belum Digilas Realita


Sekarang boleh lah kau santai nongkrong, ngopi tiap sore, tidur jam 3 gara-gara game, terus bilang "yang penting kuliah dulu."


Coba ngebayangin 2 tahun setelah wisuda. Teman mu sudah kerja, sudah mulai bisnis, sudah punya skill. Kau masih nganggur, bingung, minder, CV kosong. Itu bukan neraka. Itu panen dari benih yang kau tanam.


Yang Nyakitin Bukan Kuliahnya... Tapi Kenyataan Bahwa Kau Gak Siap Apa-Apa


Kau bisa salah jurusan. Kau bisa salah kampus. Tapi kesalahan terbesarnya cuma satu: kau gak bangun value.


Value itu bukan gelar. 


Value itu kemampuan yang bikin orang butuh sama kamu. Kalau kau gak punya itu ya kau hidup sebagai beban sistem, bukan pemainnya. Kebenarannya Pahit, Tapi Menyelamatkan


Orang tuamu bangga sama gelar. Dunia bangga sama skill, kau butuh keduanya, tapi harus tau mana yang beneran bikin hidup mu maju. Kuliah itu aman di masa kuliah. 


Tapi mengerikan di dunia kerja kalau kau keluar tanpa value.


Siapa pun yang baca ini, kalau hatinya agak nyesek, itu tandanya masih ada kesempatan buat berubah.


Kalau kau sampai di titik ini dan dadamu terasa berat, itu bukan karena kau lemah. Itu karena kau sadar. Dan kesadaran itu mahal.


Kau masih punya waktu. Tapi waktu itu gak akan menunggu kalau kau tetap nyaman jadi kosong. Bangun value-mu sekarang, atau terima konsekuensinya nanti. Dunia gak kejam… dunia cuma jujur.


Kuliah bukan musuhmu. Tapi keluar dari sana tanpa kemampuan adalah kesalahan yang mahal.


Kalau hari ini kau masih diberi rasa nyesek, itu artinya hidup masih memberimu kesempatan untuk berubah.


Banyak Mahasiswa Merasa Aman, Padahal Sedang Menuju Neraka Pelan-Pelan


Bukan Salah Kampus, Tapi Kamu yang Keluar Tanpa Value



.

2 comments:

  1. Karna mslah ekonomi..sya cuma lulusan SMP 1995..lalu ikut bantu2 kerjaan bapak yg kbetulan sorang tukang kayu dikampung..darah tukang mngalir..mulai dari bikin rumah kusen pintu kursi meja tempat tidur lemari rak piring sampe peti mati dll yg smuanya terbuat dari kayu..lalu mrantau ke jkrta..bukan jadi tukang kayu tpi malah turun pangkat jadi kenek/pelayan tukang bangunan.. lama2 naik jadi tukang batu,tukang keramik,plafon,cat,tukang las,tukang listrik,tukang granit dan marmer,hampir smua jenis pkerjaan sya kuasai dgn baik,,lama2 bisa gambar/desain sndri..dari gambar pondasi smpe finishing trima kunci skaligus ngitung matrial dan jasa /RAB juga bisa..bikin timeline/tahapan kerja dari hari/minggu/bulan harus slese sesuai target agar smua pkerjaan slese tepar waktu..klopun sdikit trlambat karna alasan trtntu itu wajar..orang2 bilang sya itu seorang pemborong/kontraktor.. gelar yg ga pernah sya byangkan dan ga pernah ada diskolahan manapun.. kontraktor bnyak..tpi hanya sgilintir yg menguasai dan bisa turun tangan lngsung smua jenis pkerjaan sprti sya.. rata2 bisanya cuma ngomong dan nyuruh/ilmu teori yg didapt dikuliahan.. ngaduk pasir semen aja blum tentu bisa(bukan sombong hnya skedar cerita fakta dilapangan)..skolah ttep pnting..minimal bisa baca tulis dan berhitung..lalu berjuanglah.. soal kuliah..harus dipahami baik2 dan mendalam/sesuaikan dgn bakat/minat dan peluang kerja/usaha stelah lulus kuliah..jgn kuliah dan ambil jurusan skedar wat gaya/ikutan teman..stelah lulus bingung/ilmu dan gelar ga kepake.. bnyak orang skolah tinggi punya gelar malah jdi karyawan biasa/ mrintis usaha kecil2 lan dan bnyak lagi lainya.. bukan soal salah tpi ngapain kamu kuliah..? jika biaya kuliahmu slama bbrpa taun dibikin usaha itu usahamu bukan kecil2 an lagi tpi masuk menengah..km gakan jadi karyawan biasa..km bisa membuka lapangan kerja dan jadi bos.. minimal jadi bos wat diri sndri..

    ReplyDelete
  2. Mantap pengalaman nya, sangat menginspirasi...πŸ‘

    ReplyDelete

Negeri Ramah Penjahat: Membela Diri = Melanggar Hukum?

  Di Amerika πŸ‡ΊπŸ‡Έ, kalau ada maling bersenjata nekat congkel jendela rumah orang, si pemilik rumah boleh ambil senjata dan dor! πŸ”« Negara bi...