Photo

Photo

Tuesday, 19 February 2019

Kunci Surga


Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa ketika Allah SWT menenggelamkan Firaun dan menyelamatkan Musa, maka Musa berkata, “ Ya Allah, tunjukkanlah kepadaku suatu amalan yang akan saya kerjakan sebagai rasa syukur kepada-Mu, karena nikmat yang telah Engkau berikan kepadaku.

Maka, Allah SWT berfirman, " Hai Musa, katakanlah, " Lâ ilaha illallâh ".

Kemudian Nabi Musa a.s. masih belum merasa puas dengan amalan tersebut dan masih meminta amalan lainnya.

Maka, Allah SWT berfirman, " Hai Musa, seandainya kamu meletakkan tujuh langit dan tujuh bumi dalam satu piringan timbangan. Lalu kamu meletakkan kalimat " Lâ ilaha illallâh " dalam piringan timbangan lainnya, maka sungguh piringan timbangan " Lâ ilaha illallâh " akan lebih berat ".

Kalimat " Lâ ilaha illallâh " adalah kunci pembuka surga. Namun setiap kunci mesti ada gerigi-geriginya, hingga kunci itu bisa digunakan untuk membuka pintu. Di antara gerigi-gerigi itu adalah bersihnya lidah orang yang berzikir dari perkataan dusta dan ghibah, sucinya hati orang yang khusyuk dari rasa dengki, sucinya perut dari makanan yang haram dan syubhat, serta sucinya anggota tubuh yang sibuk mengabdi kepada Allah dari perbuatan maksiat.

Seorang sahabat bernama 'Ubadah ibn al-Shamit r.a. meriwayatkan bahwa Rosulullah SAW bersabda, " Siapa bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, maka Allah mengharamkan neraka kepadanya. " ( HR Muslim ) .

Al-Hasan al-Bashri (semoga Allah merahmatinya) meriwayatkan mengenai firman Allah SWT. "Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan ( pula )." ( Q.S. al-Rahmân : 60 )

Yakni, tidak ada balasan perkataan "Lâ ilaha illallâh Muhammad Rosulullah" kecuali surga.

Al-Hasan al-Bashri (semoga Allah merahmatinya) meriwayatkan mengenai firman Allah SWT. "Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula)."

Burung Pak Kepala Desa ( Ojo Salah Tafsir )


Seorang Kepala Desa memiliki hobi memelihara burung. Pada suatu pagi, burung kesayangannya hilang. ( Wah, marah sekali dia ).

Pak KaDes membawa masalah itu dalam pertemuan mingguan di desanya.

KaDes : " Siapa di sini yang punya burung…? "

Segera seluruh laki-laki yang hadir angkat tangan.

Kaget, pak KaDes mengoreksi : " Bukan, maksud saya adalah siapa yang pernah lihat burung…? "

Seluruh perempuan yang hadir angkat tangan.

Dengan muka merah padam pak KaDes menyambung, " Maaf, bukan itu maksud saya. Maksud saya, siapa di antara kalian yang pernah lihat burung yang bukan milik sendiri…? "

Separuh perempuan yang hadir angkat tangan.

Muka pak KaDes makin merah. Gugup : " Maaf sekali lagi, bukan ke arah itu pertanyaan saya. Maksud saya, siapa yang pernah lihat burung saya…? "

Sontak, isteri pak KaDes angkat tangan, disusul lima perempuan lain dengan malu-malu.

Muka bu KaDes merah padam . . . . .

Muka pak KaDes merah legam . . . . .

Semua yang hadir tegang . . . . . .

Pak KaDes melarikan diri . . . . .

Sunday, 17 February 2019

Bagaimana Seekor Kerbau Bisa Mati Cuma Gara² Gossip


Sepulang dari sawah, KERBAU rebahan di kandang dengan wajah lelah dan nafas yang berat. Lalu datanglah seekor anjing, dan kerbau berkata : " Aah..., temanku, aku sangat lelah, kalo boleh besok aku mau istirahat sehari saja ".

ANJING pergi dan di tengah jalan dia berjumpa dengan kucing, lalu anjing berkata : " Tadi saya ketemu kerbau, katanya dia besok mau istirahat dulu. Sudah sepantasnya sebab boss kasih kerjaan terlalu berat ".
                  
KUCING lalu cerita pada kambing : " Kerbau komplain boss kasih kerjaan terlalu banyak dan berat, besok dia gak mau kerja lagi ".

KAMBING pun ketemu ayam dan dia bilang :  " Kerbau gak senang kerja denga boss lagi, mungkin dia sudah ada kerjaan yang lebih baik ".

AYAM pun berjumpa dengan monyet dan dia bercerita pula : " Kerbau ga’ akan kerja lagi untuk boss dan mau kerja di tempat lain ".

Saat malam, MONYET bertemu dengan si Boss dan berkata :  " Boss, si kerbau akhir” ini sudah berubah sifatnya dan mau tinggalin boss untuk kerja di boss yang lain ".

Mendengar ucapan monyet, sang BOSS MARAH BESAR dan tanpa konfirmasi lagi, dia langsung menyembelih si kerbau karna dinilai telah berkhianat kepadanya.

Padahal ucapan asli kerbau :
" SAYA LELAH DAN BESOK MAU ISTIRAHAT SEHARI SAJA ".

Lewat beberapa teman ucapan ini telah berubah dan sampai kepada sang boss menjadi :
" Si kerbau akhir” ini telah berubah sifatnya dan mau tinggalin bossnya dan kerja pada boss yang lain ".

Jadi apa maknanya….?

1. Kadang SATU PEMBICARAAN BERHENTI cukup sampai di telinga kita saja dan GAK USAH sampai ke telinga orang lain.

2. JANGAN TELAN BULAT” atau percaya begitu saja SETIAP BERITA atau perkataan orang lain meski itu keluar dari mulut orang terdekat kita. Kita perlu CHECK & RECHECK KEBENARANNYA sebelum bertindak atau memutuskan sesuatu, konfirmasi langsung ke sumbernya.

3. KEBIASAAN MENERUSKAN PERKATAAN / berita dari orang lain dengan menambah atau menguranginya atau menggantinya dengan persepsi & asumsi kita sendiri BISA BERAKIBAT FATAL.

4. Jika RAGU dengan ucapan / berita dari seseorang atau siapa pun, sebaiknya kita tanya langsung kepada yang bersangkutan untuk KONFIRMASI KEBENARANNYA.

Ayo, hati” dengan mendengar dan menyampaikan berita .

Perintah Kaisar Naga : 7045 - 7049

 Perintah Kaisar Naga. Bab 7045-7049 * Menyadari Tipu Muslihat * Dua puluh ribu kultivator penegak hukum telah menarik kembali formasi merek...