Photo

Photo

Thursday, 15 September 2016

9 Ciri Dukun Berbaju Ulama

Dukun akan mengunakan semua cara untuk memperdaya paseinnya, terutama yang sangat awam pengetahuan Syariat Islam, bahkan kalau perlu mengunakan gelar kehormatan ulama, seperti Kiyai, Ustadz, Habib, dan sebagainya. Untuk itu kenalilah dukun berbaju mulia ini, diantaranya:

1. Tidak mengunakan nama aslinya, tetapi nama yang dikesankan adakedigjayaan

Inilah ciri khas para dukun dan paranormal. Mereka sangat suka menggelari diri mereka dengan sebutan-sebutan aneh dan menyiratkan kesaktian. Para dukun juga menggelari mereka sendiri dengan julukan Ki contoh : Ki Gendeng, Ki Joko, dan lain-lain. Yang bergelar ustadz pun tidak sedikit, padahal nama aslinya biasa saja 

2. Hobbi sekali memamerkan kesaktiaannya

Salah satu contoh yang sering muncul di TV adalah Ustadz Fulan yang suka memamerkan kesaktiannya, yakni tidak mempan disayat dengan pedang atau alat tajam lainnya. Juga para dukun dan para normal lainnya suka mendemonstrasikan kesaktian, seperti atraksi kekebalan, debus, tenaga dalam, dan lain-lain.

3. Ilmu Syariat agamanya tidak mumpuni

Dukun yang berkedok ustadz selalu membawa cirri khas dukun, yaitu sama sekali kurang dalam dalil baik dari Al-Quran dan sunnah. Dakwahnya mengajak pada kesyirikan dan kesesatan.

4. Memanfaat para tokoh untuk melegalisir prakteknya, yang sebenarnya tokoh tersebut belum tahu persis praktek tersembunyinya karena sang dukun menampilkan kesan seakan seusaisyariat

Ustadz Fulan yang sering muncul di TV, misalnya, sering mengundang ustadz-ustadz selebritis seperti Ustadz Jefri Al Bukhori, Ustadz Solmed, dan lainnya untuk duduk bersama pada acara mengiklankan pengobatan padepokannya.

5. Prakteknya ikhtilaath menjamah  bukan mahramnya

Peruqyah syarI sangat anti menyentuh secara langsung pasiennya, jika pun harus memakai sarung tangan itupun untuk menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan. Sedangkan UstadzFulan yang sering muncul di TV, sangat suka menyentuh non mahram hingga bersentuhan kulit. Dan di padepokannya terlihat berikhtilat bercampur baur antara laki-laki dan perempuan tidak dipisah sama sekali.

6. Berani bayar media untuk promosinya

Sebagian orang menyangka stasiun televisi yang menanyangkan acara ustad-ustadz dukun tersebut yang mengundang sang ustadz. Jangan dikira kemunculan itu gratis dan dibayar! Justru dukun berbaju ustadz inilah yang membayar TV agar bias tampil promosi pengobatan perdukunannya.

7. Dengan bahasa mahar, infak, namun jelas tarifnya wah, disertai ancaman kalau tidak segera diobati akan mati, kalau tidak segera ditransfer doanya tidak sampai, penyakit tidak sembuh, dan sebagainya

Ciri khas dukun ialah sangat suka menakut-nakuti pasiennya bahwa sakitnya berat, maka pengobatannya lama dan harus bayar mahar yang tinggi sampai puluhan juta mengalahkan pengobatan kedokteran. Ustadz Fulan yang sering muncul di TV suka mengancam pasiennya jika tidak melunasi hutangnya maka penyakitnya tidak sembuh dan tidak akan didoakan oleh dia.

8. Disertai aksi tipu daya menakuti seperti bekam darahnya ada cacingnya, rumah ada hantunya, kena santet, dan sebagainya.

Dukun sangat suka menipu, setiap ada pasien yang dating selalu dikatakan kena santet dan pasti akan keluar benda-benda aneh dari dalam telur atau ketika dibekam yang semuanya itu Cuma trik sulap belaka.

9. Memberi azimat atau amalan yang tidak berdasar

Ciri khas dukunya itu member azimat, termasuk dalam hal ini Ustadz Fulan yang sering muncul di TV member azimat pada pasiennya, atau menggunakan media azimat ketika mengobati.

Sungguh, wajib ku sampaikan karena korban sudah berjatuhan.


Semoga sahabat ku selamat dari tipu daya menyesatkan ini... .Aamiin

Saturday, 10 September 2016

Kewajiban Suami Pada Saat Istri Mengandung

Selama masa mengandung, istri mempunyai beban yang lebih berat dari pada biasanya, dari menjaga pola makan, pola istirahat dan tidak melakukan hal-hal yang berat.

Selama masa mengandung, istri mempunyai beban yang lebih berat dari pada biasanya, dari menjaga pola makan, pola istirahat dan tidak melakukan hal-hal yang berat. Karena dia memikirkan anak yang berada di dalam perutnya dan harus ekstra hati-hati dalam melakukan segala sesuatu agar tidak terjadi apa-apa. Anda sebagai suami harus mengerti dan memahaminya, pekerjaan berat yang setiap harinya dikerjakan oleh istri kini harus dengan ikhlas dan lapang dada dilakukan oleh suami. Tentu saja semua ini untuk menjaga kondisi kesehatan istri dan melindungi janin yang dikandung agar dapat nyaman dan rilek suntuk menjalaninya. Oleh karena itu, suami yang hebat adalah suami yang memahami kondisi dan mau berbagi beban istri. Berikut kewajiban suami pada saat istri mengandung.

1. Berikan rasa tenteram pada masa kehamilan
Faktor utama yang harus dilakukan di masa istri Anda hamil adalah perasaan tenteram. Hindarkan istri Anda memikirkan suatu masalah yang rumit dan berat. Jauhkan pula dari kegalauan karena perasaan yang demikian akan menjadikan lemahnya janin yang dikandung dan risiko yang fatal adalah keguguran. Berikan rasa tenteram yang hangat dan tulus, agar istri Anda dapat tenang dan rileks menjalani masa kehamilannya.

2. Hindari pekerjaan yang berat
Faktor lain yang harus diperhatikan adalah pekerjaan yang berat saat masa kehamilan. Jangan sampai istri Anda melakukan pekerjaan yang berat jika istri anda seorang wira usaha atau bekerja di sebuah instansi perusahaan sebaiknya yang harus Anda lakukan adalah mengantarjemput dan jangan biarkan istri Anda naik angkot atau naik motor sendirian dalam melakukan rutinitas pekerjaan sehari-hari. Pada saat di rumah jangan bebani pekerjaan yang berat dan membosankan, segera Anda mengambil alih pekerjaan rumah tangga yang biasa dilakukan istri seperti mencuci piring, menyapu, mengepel, dan lain sebagainya.

3. Berikan asupan makan yang sehat
Makanan yang sehat adalah asupan gizi yang penting bagi janin yang dikandung. Pada masa kehamilan, anjurkan mengonsumsi sayur-sayuran, buah-buahan, dan ikan laut yang banyak mengandung protein dan zat besi. Hindari makanan yang berlemak karena akan berdampak buruk pada istri dan juga janin yang dikandungnya.

4. Menuruti keinginan istri / mengidam
Banyak hal yang terkadang aneh pada masa istri Anda hamil seperti meminta sesuatu hal yang sulit didapatkan. Namun demikian Anda harus berusaha untuk mewujudkannya karena itu adalah pembawaan dari janin yang dikandung. Jangan sekali-kali meremehkan permintaan istri yang demikian karena akan berdampak buruk pada istri dan janin yang dikandung.

5. Anjurkan istirahat yang cukup
Pada masa istri mengandung istirahat yang cukup adalah factor penting untuk kelangsungan janin yang dikandungnya. Sebagai suami, Anda harus memberikan ruang yang cukup agar istri Anda dapat menikmati istirahat dengan nyaman dan tenang. Aturlah pola tidur istri Anda dengan baik minimal 8 jam sehari, jangan tidur sampai larut malam atau terlalu lama tidur di siang hari.

6. Ajak jalan-jalan santai
Pada masa kehamilan, ada beberapa saraf atau sendi yang tegang. Oleh karena itu, ajaklah sang istri jalan-jalan santai di pagi atau sore hari. Biasakan melakukan hal ini setiap hari.

7. Hindari asap rokok
Jika Anda adalah perokok aktif sebaiknya tidak merokok di dekat istri karena asap yang dikeluarkan oleh rokok banyak mengandung zat- zat berbahaya ini akan berdampak buruk bagi istri dan juga janin yang dikandungnya. Lebih baik lagi jika Anda berhenti merokok.

8. Menyiapkan sarapan
Menyiapkan sarapan adalah tugas istri, namun pada saat istri sudah mendekati masa kehamilan dia sulit menjalankan kewajibannya. Peran Anda sekarang sebagai suami untuk menjalankannya. Bangun pagi untuk membuatkan sarapan bagi istri tercinta adalah hal yang sangat mulia saat istri mengandung.

9. Menghindari percekcokan
Beberapa istri akan mudah emosional saat mengandung. Ini wajar dikarenakan hormon yang kadang-kadang tidak stabil membuat perasaannya sensitif, peka, dan mudah marah. Anda sebagai suami harus menyadarinya dan jangan sampai ikut emosi menanggapi istri.

Do’a Abu Nawas Untuk Minta Jodoh

Sehebat apapun kecerdasan Abu Nawas, ia tetaplah manusia biasa.

Kala masih bujangan, seperti pemuda lainnya, ia juga ingin segera mendapatkan jodoh lalu menikah dan memiliki sebuah keluarga.

Pada suatu ketika ia sangat tergila-gila pada seorang wanita. Wanita itu sungguh cantik, pintar serta termasuk wanita yang ahli ibadah. Abu Nawas berkeinginan untuk memperistri wanita salihah itu. Karena cintanya begitu membara, ia pun berdo’a dengan khusyuk kepada Allah SWT.

Ya Allah, jika memang disitu baik untuk saya, dekatkanlah kepadaku. Tetapi jika memang menurutmu ia tidak baik buatku, tolong Ya Allah, sekali lagi tolong... pertimbangkan lagi ya Allah," ucap doanya dengan menyebut nama gadis itu dan terkesan memaksa kehendak Allah.

Abu Nawas melakukan doa itu setiap selesai shalat lima waktu. Selama berbulan-bulan ia menunggu tanda-tanda dikabulkan doanya. Berjalan lebih 3 bulan, Abu Nawas merasa doanya tak dikabulkan Allah. Ia pun introspeksi diri.

Mungkin Allah tak mengabulkan do’a ku karena aku kurang pasrah atas pilihan jodohku," katanya dalam hati.

Kemudian Abu Nawas pun bermunajat lagi.

Tapi kali ini ganti strategi, do’a itu tidak diembel-embeli spesifik pakai nama si gadis, apa lagi berani "maksa" kepada Allah seperti do’a sebelumnya.

Ya Allah berikanlah istri yang terbaik untuk ku," begitu bunyi do’anya.

Berbulan-bulan ia terus memohon kepada Allah, namun Allah tak juga mendekatkan Abu Nawas dengan gadis pujaannya. Bahkan Allah juga tidak mempertemukan Abu Nawas dengan wanita yang mau diperistri. Lama-lama ia mulai khawatir juga. Takut menjadi bujangan tua yang lapuk dimakan usia. Ia pun memutar otak lagi bagaimana caranya berdoa dan bias cepat terkabul.

Abu Nawas memang cerdas. 

Tak kehabisan akal, ia pun merasa perlu sedikit "diplomatis" dengan Allah. Ia pun mengubah do’anya.

"Ya Allah, kini aku tidak minta lagi untuk diriku. Aku hanya minta wanita sebagai menantu Ibuku yang sudah tua dan sangat aku cintai Ya Allah. Sekali lagi bukan untukku Ya Tuhan. Maka, berikanlah ia menantu," begitu do’a  Abu Nawas.

Dasar Abu Nawas, pakai membawa nama ibunya segala, padahal permintaanya itu tetap saja untuk dirinya.

Allah MahaTahu, tidak perlu dipolitisir segala.

Tapi barang kali karena keikhlasan dan " keluguan " waliyullah Abu Nawas tersebut, Allah pun menjawab do’anya.

Akhirnya Allah menakdirkan wanita cantik dan salihah itu menjadi istri Abu Nawas. Abu Nawas bersyukur sekali bias mempersunting gadis pujaannya. Keluarganya pun berjalan mawaddah warahmah.

Perintah Kaisar Naga : 7045 - 7049

 Perintah Kaisar Naga. Bab 7045-7049 * Menyadari Tipu Muslihat * Dua puluh ribu kultivator penegak hukum telah menarik kembali formasi merek...