Photo

Photo

Monday, 19 October 2020

Gadis Kecil Mendapat Karomah Berkah Sholawat

Kisah Singkat Kitab Dalailul Khairat

Dikisahkan pada suatu hari Syekh Imam Al Jazuly pergi safar pada suatu daerah, seketika beliau berhenti sebab waktu sholat telah tiba, ketika hendak berwudhu seorang gadis kecil yang sedang bermain melihat Syeikh terlihat kebingungan karena mendapati sumur yang telah kering airnya.

“ Wahai Tuan, Engkau siapa…? Apa yang akan kau lakukan…? ” tanya seorang gadis kecil yang sedang memperhatikan Syekh kebingungan.

Sang Syeikh pun memperkenalkan dirinya, " Saya Muhammad bin Sulaiman Al Jazuly, saya sedang mencari air untuk berwudlu namun sumur ini kering ".

“Oh, jadi engkau yang dipuji-puji banyak orang akan kebaikanmu, tapi untuk mengeluarkan air dari sumur saja kebingungan…? ” kata si gadis kecil.

Si gadis kecil, ini pun mendekati sumur lalu meludah ke dalam sumur. Mendadak sumur yang tadinya kering kerontang mengeluarkan air dengan derasnya hingga meluber keluar.

Alangkah takjubnya Sang Syeikh dengan kejaiban yang dilakukan gadis kecil ini.

Selesai berwudhu, Imam Al Jazuly pun bertanya pada si Gadis,

“ Demi Allah, apa yang kau lakukan sehingga kau mendapatkan kedudukan dan kemulyaan seperti in…i? Anak siapakah engkau nak…? Apa yg biasa kau amalkan sehari-hari…? "

Jawab gadis kecil,

" Aku bukan anak siapa² kedua orangtuaku biasa saja sama seperti yang lainnya. Hanya saja aku selalu bersholawat kepada Baginda Nabi Muhammad Saw. "

Sebab itu, Sang Syekh berjanji akan menulis kitab bacaan shalawat kepada Baginda Nabi Muhammad Saw, dan sekarang kitab itu di kenal dengan Dalailul Khoirot yang tersebar ke seluruh penjuru dunia.

Beliau adalah Syeikh Al Imam Muhammad bin Sulaiman Al Jazuly Radhiallahu ‘anhu.

Makamnya yang tidak pernah sepi dari peziarah terletak di kota Marrakesh, Maroko. Bau harum misik yang terpancar dari makamnya adalah sebab banyaknya bershalawat kepada Kanjeng Baginda Nabi MUHAMMAD SAW

ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻞ ﻋﻠﻰ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻋﻠﻰ ﺁﻟﻪ ﺻﺤﺒﻪ ﺳﻠﻢ

Allahumma sholli alaa sayyidina Muhammad wa aalihi wa shohbihi wasallim.

Sunday, 18 October 2020

Fenomena Monkey Business

 Dibaca, disimak dan dimengerti…

Masih ingat tanaman gelombang cinta yang harganya jutaan, sampai puluhan juta…?

Masih ingat batu akik yang harganya puluhan juta hingga ratusan juta…?

Jangan tergoda…

Why….?

Karena hanyalah " Monkey Business "

Monkey business atau bisnis monyet adalah sebutan untuk sebuah perumpamaan strategi bisnis untuk merugikan orang lain dan menguntungkan diri sendiri.

Monkey bussiness termasuk dalam dirty business yang sebaiknya dihindari oleh orang yang ingin belajar berwirausaha.

Gambaran soal monkey Bussiness :

Suatu hari di sebuah desa, seorang yang kaya raya mengumumkan akan membeli monyet dengan harga Rp. 50,000,- per ekor. Padahal monyet disana sama sekali tak ada harganya karena jumlahnya yang banyak dan kerap dianggap sebagai hama pemakan tanaman buah-buahan.

Para penduduk desa yang menyadari bahwa banyak monyet disekitar desa, pun kemudian mulai masuk hutan dan menangkapinya satu persatu.

Kemudian si Orang Kaya membeli ribuan ekor monyet dengan harga Rp 50,000,- .

Karena penangkapan secara besar-besaran akhirnya monyet-monyet semakin sulit dicari, penduduk desa pun menghentikan usahanya untuk menangkapi monyet-monyet tersebut..

Maka si Orang Kaya pun sekali lagi kembali untuk mengumumkan akan membeli monyet dengan harga Rp 100,000 per ekor. Tentu saja hal ini memberi semangat dan " angin segar " bagi penduduk desa untuk kemudian mulai untuk menangkapi monyet lagi.

Tak berapa lama, jumlah monyet pun semakin sedikit dari hari ke hari dan semakin sulit dicari, kemudian penduduk pun kembali ke aktifitas seperti biasanya, yaitu bertani.

Karena monyet kini telah langka, harga monyet pun meroket naik hingga Rp 150,000,- / ekornya. Tapi tetap saja monyet sudah sangat sulit dicari.

Sekali lagi si Orang Kaya mengumumkan kepada penduduk desa bahwa ia akan membeli monyet dengan harga Rp 500,000,- per ekor…!

Namun, karena si Orang Kaya harus pergi ke kota karena urusan bisnis, Asisten pribadinya akan menggantikan sementara atas namanya.

Dengan tiada kehadiran si Orang Kaya, si Asisten pun berkata pada penduduk desa: " Lihatlah monyet-monyet yang ada di kurungan besar yang dikumpulkan oleh si orang kaya itu. Saya akan menjual monyet-monyet itu kepada kalian dengan harga Rp 350,000,- / ekor dan saat si Orang Kaya kembali, kalian bisa menjualnya kembali ke si Orang Kaya dengan harga Rp 500,000,-, bagaimana...? "

Akhirnya, penduduk desa pun mengumpulkan uang simpanan mereka, menjual aset bahkan kredit ke bank dan membeli semua monyet yang ada di kurungan.

Namun...

Kemudian...

Mereka tak pernah lagi melihat si Orang Kaya maupun si Asisten di desa itu…!

Itulah yang dikatakan orang sebagai " Monkey Bussiness "

Hati-hati ya teman teman, jangan terjebak " Monkey Business "

 

Strategi seperti ini biasanya di lengkapi juga dengan propaganda bisnis yang luar biasa dengan cara pameran pameran, seminar seminar dan event besar dengan harga harga yang menggiurkan sehingga masyarakat banyak yang tertarik untuk ikut bermain di dalamnya padahal di event itu aktornya adalah para orang orang kapitalis yang bersandiwara untuk memikat masyarakat banyak.

Jangan tergiur profit yang tidak masuk akal.

Monday, 5 October 2020

Tersenyum Saat Shalat

Suatu hari Baginda Nabi tersenyum saat shalat. Ketika hal itu ditanyakan pada Beliau, Beliau pun berkisah :

" Mīkāīl lewat di hadapanku, lalu tertawa kepadaku. Akupun tersenyum kepadanya ".

 Oleh karena itu tersenyum saat shalat itu tidak membatalkan, karena tersenyum itu tidak mengeluarkan suara.

Berbeda dengan tertawa, kalau sampai keluar dua huruf atau lebih, atau satu huruf tapi sudah memahamkan, maka membatalkan shalat.

Demikianlah sebagaimana dikisahkan oleh imām Al-Baijūriy rahimahulāh dalam hāsyiyahnya 

Perintah Kaisar Naga : 7045 - 7049

 Perintah Kaisar Naga. Bab 7045-7049 * Menyadari Tipu Muslihat * Dua puluh ribu kultivator penegak hukum telah menarik kembali formasi merek...