Photo

Photo

Monday, 5 October 2020

Bersumpah Dengan Selain Asmā' Allāh Dan Sifat²Nya

Bersumpah dengan selain Nama-Nama Allāh dan Sifat-Sifat-Nya dan konsekuensi hukumnya, terbagi menjadi tiga :

1. Menyengaja bersumpah dengan selain Allāh, tetapi tidak ber-i'tiqād ( percaya ) adanya keagungan pada " mahlūf bih " ( yang dipakai bersumpah ) seperti halnya keagungan pada dzat Allāh. Hukumnya Makruh, dan tidak menyebabkan kufur.

2. Menyengaja bersumpah dengan selain Allāh, dan ber-i'tiqād adanya keagungan pada " mahlūf bih " seperti halnya keagungan pada dzat Allāh. Menyebabkan Kufur.

3. Lisan terucap bersumpah dengan selain Allāh tetapi hati tidak menyengaja bersumpah dengan selain Allāh. Tidak Makruh.

مسألة: الحلف بغير أسمائه تعالى وصفاته

🖌قال الشافعي - رضي الله تعالى عنه -: (ومن حلف على شيء بغير الله.. فهي يمين #مكروهة ).

وجملة ذلك: أنه إذا حلف بغير الله؛ بأن حلف بأبيه، أو بالنبي - صلى الله عليه وسلم -، أو بالكعبة، أو بأحد من الصحابة.. فلا يخلو من ثلاثة أقسام:

🖌١-أحدها: أن يقصد بذلك قصد اليمين، ولا يعتقد في المحلوف به من التعظيم ما يعتقده بالله تعالى، #فهذايكرهلهذلكولا_يكفر؛

🖌٢-القسم الثاني: أن يحلف بذلك، ويقصد قصد اليمين، ويعتقد في المحلوف به من التعظيم ما يعتقده في الله، #فهذايحكمبكفره؛ لما روى ابن عمر: أن النبي - صلى الله عليه وسلم - قال:من حلف بغير الله.. فقد كفر» . وروي: " فقد أشرك ".

🖌٣-القسم الثالث: أن يجري ذلك على لسانه من غير قصد إلى الحلف به.. #فلا_يكره. ١

بل يكون بمعنى لغو اليمين، وعلى هذا يحمل «قول النبي - صلى الله عليه وسلم - للأعرابي الذي قال: والله لا أزيد عليها ولا أنقص، فقال النبي - صلى الله عليه وسلم -: " أفلح وأبيه إن صدق» ( صحیحمسلم )

وكذا «قوله - عليه الصلاة والسلام - في خبر أبي العشراء الدارمي: " وأبيك، لو طعنت في فخذها.. لأجزأك». ٢

📚 ١- روضة الطالبین للنووی

📚 ۲- البیان فی مذهب الامام الشافعی

 

‏‏‎

Wasiat Dan Nasehat Para 'Ulama Tentang Sholawat

Al Quthbul Maktum Abul Faidl Ahmad bin Muhammad At Tijany ra pernah berkata,

مَنْ دَاوَمَ عَلٰی صَلَاةِ الْفَاتِحِ لِمَا اُغْلِقَ يَمُوْتُ عَلٰی الْاِيْمَانِ قَطْعًا

" Barangsiapa mendawamkan/mengistiqomahkan membaca sholawat Al Fatihi Lima Ughliqo, Dia pasti akan Mati dalam keadaan membawa iman ".

Andaikan ada 100.000 umat, masing” ummat ada 100.000 kabilah ( suku ), masing” orang hidup selama 100.000 tahun, semuanya mereka setiap hari membaca 100.000 sholawat selain sholawat fatih, maka semua pahala itu jika dikumpulkan tidak akan sanggup menandingi 1x sholawat fatih

Imam Abul Hasan Asy-Syadzilli ra pernah berkata, “ Di akhir zaman tidak ada amalan yang lebih baik daripada bersholawat kepada Rosululloh ”.

Imam Ibnu Hajar Al-'Asqolani ra menyatakan, “ Tidak tertolak sholawat atas Nabi ”.

Imam Al-Hafidz Asy-Syaroji ra berkata, “ Semua dzikir tidak diterima kecuali dengan khusyu' dan hadir hatinya kecuali sholawat, maka akan diterima meskipun tanpa khusyu' dan hadirnya hati. Karena itu Abul Hasan Al-Bakri ra berpesan : “ Seharusnya tiap hari seseorang jangan kurang membaca sholawat dari 500 kali ”.

Syech 'Abdul Qodir Al-Jailani ra pernah berwasiat, “ Dengan membaca sholawat, seorang hamba dapat meraih keridhoan Alloh , memperoleh kebahagiaan dan restu Alloh , barokah-barokah yang dapat dipetik, do'a - do'a yang terkabulkan, bahkan dia bisa naik ke tingkatan derajat yang lebih tinggi, serta mampu mengobati penyakit hati dan diampuni dosa-dosa besarnya ”.

Adapun Syech Ibnu 'Athoillah As-Sakandari ra berkata, “ Siapa yang ( merasa ) tidak memiliki amalan sholat dan puasa yang banyak untuk menghadap Alloh di hari kiamat, maka hendaknya ia perbanyak membaca sholawat serta salam kepada Nabi Muhammad ”.

Al-Quthbul Imam Al-Habib Abdulloh bin 'Alwi Al-Haddad ra menyebutkan bahwasanya para 'Ulama' berkata, “ Satu sholawat dari Alloh cukup untuk seorang hamba, dunia dan akhirat ”.

As-Sayyid Muhammad bin 'Alawi Al-Maliki ra pernah berpesan, “ Jangan tinggalkan membaca sholawat kepada Rosululloh , Karena bacaan sholawat itu merupakan kunci segala kebaikan dan pintu segala keutamaan untuk agama, dunia dan akhirat ”.

Al-Habib 'Umar bin Hafidz ra mengatakan, “ Sesungguhnya apabila engkau melakukan keta'atan kepada Alloh seumur hidupmu, bahkan Alloh berikan di atas umurmu adalah umurnya seluruh manusia untuk digunakan dalam keta'atan kepada-Nya, maka sesungguhnya masih lebih hebat satu sholawat dari Alloh ".


Tradisi Sungkeman Merupakan Profesi Yang Sakral

Tradisi sungkeman merupakan profesi yang sakral kental nila2 luhur budaya lokal Jawa - Nusantara

Ada tiga ciri seseorang yang sudah tidak melakukan budaya  /  Tradisi ini..

1. Tradisi sungkeman tidak mungkin di lakukan oleh kaum Fanatik pembenci budaya lokal

2. Tradisi sungkeman tidak mungkin di lakukan oleh kaum penentang budaya setempat

3. Tradisi sungkeman tidak mungkin di lakukan oleh kaum yang membenci leluhur sendiri

Ironis ya…. bayangkan seseorang dari ketiga ciri tersebut tak lain adalah orang Jawa / Indonesia yang seharusnya berada di garis TERDEPAN menjaga / melestarikan budayanya sendiri, tapi malah berbalik arah ingin menghancurkan budayanya sendiri...

Terlahir sebagai orang Jawa / Indonesia, cari makan & minum di Tanah Nusantara tapi malah menjadi duta bangsa asing & menentang budayanya sendiri...

“ Arum kuncarane Bangsa dumunung Haneng Luhuring Budaya “

Harum Nama Dan tingginya derajat suatu Bangsa Terletak pada keluhuran Budayanya...

Ojo lali asalmu...

Ben ora ilang sejatine awakmu….

Selamat pagi Salam Rahayu

Perintah Kaisar Naga : 7045 - 7049

 Perintah Kaisar Naga. Bab 7045-7049 * Menyadari Tipu Muslihat * Dua puluh ribu kultivator penegak hukum telah menarik kembali formasi merek...