Photo

Photo

Thursday, 1 August 2019

12 Penyakit Berumah Tangga


1. Kutilan : Kurang Tahu Ilmu Pernikahan.

Rumah tangga akan sukses jika dipandu dengan ilmu agama. Ilmu agama suami istri yang mumpuni akan diberi kebaikan dalam rumah tangganya. Rasul bersabda :

مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّين

Artinya : “ Barangsiapa dikehendaki Allah kebaikan, maka akan dipahamkan ia dalam ilmu agama. ” ( HR. Bukhari )

2. Kutuan :  Kurang Tahu Arah Dan Tujuan Pernikahan.

Tujuan pernikahan seperti dalam Surah Rum ayat 21,  adalah supaya kita bisa hidup damai penuh ketenangan, saling jaga, saling melengkapi saling membahagiakan.

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu tenteram… ( Ar-rum : 21 )

3. Kusta : Kurang Sabar Meraih Cita.

Naik tangga mesti dari tangga pertama dulu…! Kebanyakan kita ingin langsung ingin langsung sampai ditangga puncak.

Tentu tidak mungkin…! Maka sabarlah berproses dalam berumah tangga in syaa Allah akan sampai pula ketangga puncak akhirnya. Allah berfirman :

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“ Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kalian dan kuatkanlah kesabaran kalian dan tetaplah bersiap siaga dan bertakwalah kepada Allah supaya kalian beruntung.” ( Ali ‘Imraan : 200 )

4. Kudis :  Kurang Urus Duit Selalu Habis.

Manajamen keuangan yang tidak cakap, tidak bisa menentukan skala prioritas, tidak bisa menahan diri untuk belanja yang tidak penting dan mengabaikan kebutuhan yang pokok dan jangka panjang, biasanya karena sipat boros maka rumah tangga akhirnya akan oleng.

Maka cakap lah dalam mengelola uang, dan  tidak boros. In syaa Allah kelarga akan damai dan mapan. Allah swt berfirman :

وَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ

“ Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan ( hartamu ) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan. ” ( QS. Al Isro’ : 26 – 27 ).

5. Kangker :  Kantong Kering

Karena boros, karena malas, karena tidak mau belajar untuk cerdas akhirnya kita miskin. Maka keadaan miskin akan banyak bisikan setan, banyak percekcokan, sering terjadi pertikaian dan lain sebagainya.

Maka banyaklah belajar, jangan boros dan  bekerja keraslah in syaa Allah kita akan terbebas dari kemiskinan yang sangat menyesakan :
Rasulullah saw  bersabda :

 كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًا

“ Hampir-hampir kefakiran ( kemiskinan ) itu menjadi kekafiran ”
( Imam al-Baihaqi dalam kitab “Syu’abul Iman” , no. 6612 )

6. Sembelit:  Sedekah Dan Memberi Sangat Sulit.

Jika seluruh anggota keluarga pelit maka rizki akan sulit.

Jikapun ada keluarga yang pelit tapi rizki terus melangit pasti itu istidraj. Pelit membuat semua urusan rumah tangga akan rumit.

Tapi jika dermawan semua urusan rumah tangga akan penuh kebaikan dankeberkahan.
Rosululloh  bersabda :

مَنْ تَصَدَّقَ بِعَدْلِ تَمْرَةٍ مِنْ كَسْبٍ طَيِّبٍوَلاَ يَقْبَلُ اللَّهُ إِلاَّ الطَّيِّبَفَإِنَّ اللَّهَ يَتَقَبَّلُهَا بِيَمِيْنِهِ، ثُمَّ يُرَبِّيْهَا لِصَاحِبِهِاَ كَمَا يُرَبِّي أَحَدُكُمْ فَلُوَّهُ أَوْ فَصِيْلَهُ، حَتَّى تَكُوْنَ مِثْلَ الْجَبَلِ

“ Barangsiapa bersedekah dengan sebutir kurma dari hasil usaha yang baik -dan Alloh tidak akan menerima kecuali yang baik- maka Alloh akan menerima dengan tangan kanan-Nya, lalu mengembangkan untuk pemiliknya ( yang berinfak ) sebagaimana salah seorang kalian mengembang biakkan anak kuda atau anak untanya, sampai harta itu menjadi sepenuh bukit”. ( HR. Bukhori )

7. Meriang : Menengok Istri Atau Suami Jarang

Salah satu hak pasangan yang jadi kewajiban bagi pasangan lainnya yang mesti ditunai oleh masing-masing pasangan adalah kebutuhan badaniyah.

Maka jika hal ini diabaikan akan menjadi celah keretakan. Makanya Allah memerintahkan dalam Al-Qur’an :

فَإِذَا تَطَهَّرۡنَ فَأۡتُوهُنَّ مِنۡ حَيۡثُ أَمَرَكُمُ ٱللَّهُۚ

“… Apabila mereka ( istri ) telah bersuci ( mandi besar ) maka “ datangilah ” mereka itu ( istri ) di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu..”  ( QS Al-Baqarah : 222 )

8. Tipes : Tidak Peduli Perasaan.

Tidak  saling pengertian dan tidak peduli perasan masing-masing  pasangan akan membuat pasangan saling menyakiti dan tersakiti.
Rasulullah Saw bersabda :

 خيركم خيركم لأهله وأنا خيركم لأهلي

“ Orang terbaik diantara kamu adalah yang terbaik dalam hal memperlakukan keluarganya, dan aku adalah yang terbaik  dalam memperlakukan  keluarga. ” ( HR Ibnu Majah )

9. Malaria : Mencari Lain Pria / Mencari Lain Wanita.

Penyakit berumah tangga lainnya adalah sifat bosan kepada pasangan. Baik bosan kepada fisiknya, sikapnya dan kebersamaannya.  Maka jika tidak bisa menundukan rasa bosan itu.

Akhirnya ada yang sampai berbuat selingkuh dengan mencerai atau menggugat cerai. Yang sedang berfikir untuk cerai. Takutlah sabda nabi saw :

أَيُّمَا امْرَأَةٍ سَأَلَتْ زَوْجَهَا طَلاقًا فِيغَيْرِ مَا بَأْسٍ فَحَرَامٌ عَلَيْهَا رَائِحَةُ الْجَنَّة

“ Siapa saja wanita yang meminta ( menuntut ) cerai kepada suaminya tanpa alasan yang dibenarkan maka diharamkan bau surga atas wanita tersebut. ” ( HR. Abu Dawud )

10. Kurap : Kurang Rapih.

Banyak istri dan suami tergoda kepada selain pasangannya gara-gara suami dan istri dirumah tidak memperhatikan kerapihan, kebersihan, kepantasan dan keindahan.

Maka perbaikilah penampilan kita dengan tampil didepan pasangan kita dengan tampilan terbaik. Rosul bersabda :

خَيْرُ النِّسَاءِ مَنْ تَسُرُّكَ إِذَا أَبْصَرْتَ، وَتُطِيْعُكَ إِذَا أَمَرْتَ، وَتَحْفَظُ غَيْبَتَكَ فِيْ نَفْسِهَا وَمَالِكَ

“ Sebaik-baik isteri adalah yang menyenangkan jika engkau melihatnya, taat jika engkau menyuruhnya, serta menjaga dirinya dan hartamu di saat engkau pergi. ” ( HR. Thabrani )

11. Mual :  Mengabaikan Urusan Halal.

Jika suami / istri sudah ngaji, sudah umrah, sudah haji, dsb tapi masih tetap bermasalah dirumah tangganya.

Maka periksalah kehalalan rizki keluarganya, karena rizki haram pembawaannya panas. Rasul bersabda :

َ لاَ يَرْبُو لَحْمٌ نَبَتَ مِنْ سُحتٍ إلاَّ كَانَتِ النَّارُ أَولَى بِهِ

" Tidaklah daging manusia tumbuh dari barang yang haram kecuali neraka lebih utama atasnya. [ HR. Tirmidzi ]

12. Jerawat : Jarang Berdoa Lewat Shalat.

Jangan sepelekan doa supaya kebaikan berumah tangga. Karena doa adalah energi yang menghidupkan keluarga, doa adalah benteng yang melindungi keluarga, doa adalah embun yang akan menyejukan keluarga. Amalkanlah doa ma'tsur dari al-qur'an untuk kebaikan rumah tangga dibawah ini :

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

“ Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati ( kami ), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa ” ( QS. Al Furqan : 74 ).

Semoga kita dijauhkan dari 12 penyakit rumah tangga diatas. Dan  semoga Allah swt anugerahi kita dengan keluarga sakinah. Aamiin...

Kenapa Pemuda Sekarang Ogah Main-Main Ke Masjid


Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid…? Karena sejak kecil di doktrin " Masjid bukan tempat main ", maka mainlah mereka di tempat PS

Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid….? Karena yang di pikiran mereka Masjid itu cuma tempat ibadah ritual, tobat, inget dosa, sama inget mati

Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid….? Karena Masjidnya tidak menyediakan tempat mencari jati diri maka mereka carinya di Mall

Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid….? Karena penjaga di Masjidnya galak, gak kayak penjaga Warnet. Padahal Rasulullah sangat memanjakan anak-anak di Masjid

Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid … ? " Pelit, tiduran aja gak boleh…! ". Padahal Ibnu umar waktu bujang numpang tidur siang malam di Masjid ( dah kayak hotel )

Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid….? " Gimana mau nongkrong, jam 8 tutup ". Padahal Masjid jaman Nabi buka 24 jam ( kalah sama mini market )

Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid….? Karena mereka tidak melihat Masjidnya sebagai sentral kemakmuran umat, yang ada minta dimakmurin mulu

Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid….? " Emang ada apaan…? paling orang Sholat sama baca Qur'an ". Padahal di zaman Nabi Masjid bisa jadi tempat latihan Beladiri

Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid….? Karena doktrin " di Masjid gak boleh ngomongin Politik ". Maka mereka mencari ideologi lain di luar

Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid…? Doktrin " Masjid bukan tempat nyari jodoh, luruskan niat…! ". Padahal, Nabi pernah " dilamar " seorang wanita di Masjid yang sedang mencari jodoh

" Kalau orang ke Masjid niatnya untuk nongkrong / nyari jodoh / berpolitik / tidur / wifi-an /, apa jadinya….? "

Jawabannya : lho memang ada larangannya…? Justru ketika Masjid dijadikan sentral kegiatan positif, maka masjid akan makmur seperti di zaman Nabi

Tugas kita para da'i, jangan cuma neriakin anak muda tuk datang ke Masjid, tapi datangi mereka untuk membuat mereka tertarik ke Masjid

Dulu ketika puasa diakui enak sambil istirahat atau tidur di masjid atau musalah. Apalagi ketika niat i’tikaf.

Tetapi sekarang ini kebanyakan masjid memajang tulisan : " Dilarang Tidur di Masjid. " ini mengusik kenyamanan, bukan….?

Padahal i'tikaf dianjurkan oleh Islam ketika berpuasa, yakni beri’tikaf di masjid.

Kalau sudah niat, i’tikaf bisa diisi dengan aneka ibadah, minimal zikiran sambil rebahan atau tidur.

Syekh M Nawawi bin Umar Al-Bantani dalam Syarah Kasyifatus Saja ala Matni Safinatin Naja mengatakan,

لا بأس بالنوم في المسجد لغير الجنب ولو لغير أعزب وهو من لم يكن عنده أهل فقد ثبت أن أصحاب الصفة وهم زهاد من الصحابة فقراء غرباء كانوا ينامون فيه في زمنه صلى الله عليه وسلم. نعم يحوم النوم فيه إذا ضيق على المصلين ويجب حينئذ تنبيهه ويندب تنبيه من نام في نحو الصف الأول أو أمام المصلين

Tidak masalah tidur di masjid bagi orang yang tidak junub meskipun dia menjomblo, belum berkeluarga.

Sejarah mencatat bahwa Ash-Habus Shuffah – mereka adalah para sahabat yang zuhud, fakir dan perantau – tidur ( bahkan tinggal ) di masjid pada zaman Rasulullah SAW.

Semoga pemrintah memberikan perhatian khusus terhadap permasalahan ini.

Banyak Pertanyaan - Pertanyaan untuk kita. Kalo bawa anak, takut ribut dan mengganggu kekhusuan.
> Saudaraku... Apakah sahabat lupa, Rasulullah dengan Para Sahabat nya tetap melaksanakan shalat berjamaah di medan perang…? Bagaimana dengan Shalahuddin Al Ayyubi dan Muhammad Al-Fatih. penakluk kota Konstatinopel.

Dan Apa yang di katakan sang penakluk kota Konstatinopel ini….?

" Jika suatu saat masa kelak kamu TIDAK lagi mendengar bunyi bising dan gelak tertawa anak-anak riang di antara shaf-shaf Shalat di masjid-masjid, maka sesungguhnya takutlah kalian akan kejatuhan Generasi muda kalian di masa itu ", dan ini BAHAYA saudaraku..

Masa’ kita hanya karena anak kecil saja sudah begitu enggan membawa anak ke masjid atau kita melarang nya.

Biarkanlah anak-anak bermain dan bercanda di lingkungan masjid-masjid dan suraw-suraw, agar ia mencintai dan terbiasa di lingkungan” masjid.

Apakah sahabat akan malah senang ia di biarkan bermain HP, android, Gadget, Game, Warnet….?

Biarkan ia hidup terbiasa senang dan bermain di masjid, biarkan ia mencintai masjid.

Ada pertanyaan, Anak kecil merusak Microphone kadang suka berebutan untuk shalawatan, ya Alloh bang beli lagi. Mendingan Mic Rusak karena di Pake shalawatan dari pada rusak karena gak di pakai. Betul…?

Pada Akhirnya kita berharap, Keamanan dan Kebersihan tetap terjaga, dan Jama'ah dan Musyafir pula merasa nyaman di masjid dan suraw-suraw. mendapat palayanan yang santun dan baik dari Penjaga Masjid.

Kita saling menjaga keamanan, Kebersihan dan Kenyamanan Masjid-Masjid kita, dan terus memakmurkan masjid-masjid kita. Aamiin

Satu Lagi : Semoga Pemerintah Memberikan Gaji atau Tunjungan Khusus untuk para Pengelola, Penjaga, dan Pengurus Masjid, karena ini bagian dari tugas yang berat dan di uji keikhlasan.

Semoga Bermanfaat

Keutamaan Bershalawat


Malaikat itupun berkata, “ Wahai Rasulallah saw, demi yang telah mengutusmu dengan hak (kebenaran), sesungguhnya aku mengetahui semua jumlah tetesan air hujan yang turun dari langit ke bumi dari mulai diciptakan Adam as sampai sekarang ini, begitu pula aku mengetahui jumlah tetetas yang turun ke laut, ke darat, ke hutan rimba, ke gunung-gunung, ke lembah-lembah, ke sungai-sungai, ke sawah-sawah dan ke tempat yang tidak diketahui manusia.”

Mendengar uraian malaikat tadi, Rasuluallah saw sangat takjub dan bangga atas kecerdasannya dalam menghitung tetesan air hujan. Kemudian malaikat tadi berkata kepada beliau, “ Wahai Rasulallah saw, walaupun aku memiliki seribu tangan dan sejuta jari dan diberikan kepandaian dan keulungan untuk menghitung tetesan air hujan yang yang turun dari langit ke bumi, tapi aku memiliki kekurangan dan kelemahan.”

Rasulallah saw pun bertanya, “ Apa kekurangan dan kelemahan kamu…? “

Malaikat itupun menjawab, “ Kekurangan dan kelemahanku, wahai Rasulallah, jika umatmu berkumpul di satu tempat, mereka menyebut namamu lalu bershalawat atasmu, pada saat itu aku tidak bisa menghitung berapa banyaknya pahala yang diberikan Allah kepada mereka atas shalawat yang mereka ucapkan atas dirimu. “

Perintah Kaisar Naga : 7045 - 7049

 Perintah Kaisar Naga. Bab 7045-7049 * Menyadari Tipu Muslihat * Dua puluh ribu kultivator penegak hukum telah menarik kembali formasi merek...